Selasa, 23 Februari 2010

KANTIN BARU,MASALAH BARU

Dibukanya kantin baru disekolah kami,yaitu SMAN 22 Surabaya ternyata membawa beberapa masalah baru di SMA paling akhir di kota Pahlawan ini.Harga makanan,fasilitas yang ada di dalam kantin tersebut,dan juga masalah sewa kontrak kantin yang kami dengar sangat mencekik para penjual makanan di kantin.
Harga makanan yang semula Rp.3500 berubah menjadi Rp5000,namun tidak ada perubahan dalam hal porsi,maupun fasilitas yang menunjang untuk kegiatan di kantin.Bayangkan,kantin di sekolah kami tidak menyediakan tempat duduk bagi para siswa untuk menikmati makanan yang mereka beli.Apakah kami harus makan dengan lesehan tanpa adanya meja maupun tempat duduk.Inikah yang dinamakan kantin baru bagi siswa,yang notabenenya sebagai penyumbang dana bagi pembangunan kantin ini.
Harga kontrak kantinpun melejit,dari kisaran Rp.400.000 perbulan menjadi Rp.3.500.000 perbulan.Apakah ini namanya bukan pemerasan terhadap pengontrak kantin,yang mengontrak kantin itu untuk sandaran hidup mereka.Para siswa pun terkena imbasnya dengan di naikkannya harga-harga makanan di kantin.
Mohon tanggapanya untuk para pengurus kantin di sekolah ini,agar tidak ada pihak yang dirugikan dengan adanya kantin baru ini.Baik siswa,pengelola kantin dan juga pengontrak kantin.Tolong sesuaikan harga-harga di kantin dengan uang saku para siswa yang rata-rata berasal dari golongan menengah kebawah dan juga kontrak kantin yang dibebankan kepada para pengontrak.



“Manusia ada untuk memanusiakan manusia yang lain.”

Jumat, 05 Februari 2010

Orang menutut ilmu,sama dengan orang yang minum bir…

Ibarat orang yang minum bir,semakin banyak dia minum maka akan membawa efek mabuk pada orang yang meminumnya dan semakin membuat ketagihan seseorang untuk meminumnya lebih banyak lagi setelah sadar dari mabuknya.

Jika seorang terlalu banyak minum bir pada saat berpesta miras maka lama kelamaan orang itu akan merasa bosan dan tidak sanggup lagi mengendalikan dirinya alias mabuk.

Demikian juga dengan dalam hal menuntut ilmu,bila otak kita terlalu dipaksakan untuk menerima ilmu dalam satu waktu sekaligus maka akan timbul rasa bosan kita untuk mempelajari ilmu tersebut.Meskipun,pada awalnya kita sangat bersemangat dalam mempelajarinya.Namun,setelah rasa bosan itu hilang,maka semangat untuk mempelajari ilmu akan tumbuh lagi dengan menggebu-gebu.Hal ini sama dengan orang yang meminum bir,setelah efek mabuk itu hilang dan tersadar,maka keinginan untuk mengkonsumsi bir akan tumbuh lagi.



Rabu, 27 Januari 2010

CoreT-cOreT

Di negri ini,ratusan jiwa terkurung dalam tembok-tembok kemelaratan

Menyandarkan hidup pada asa dan harapan

Dibawah dominasi segelintir orang yang selalu menindas sampai luar batas

Akankah ada sebuah keadilan untuk mereka,lepas dar cengkeraman kaum penindas

Masih adakah sedikit cahaya yang bisa mereka nikmati tanpa adanya mendung yang menghalanginya

Tidak akan ada rasa damai tanpa adanya perjuangan

Tetap bertahan atau hancur dengan perlaha …………






Aku tahu dan yakin bahwa perang itu salah.

Perang adalah kejahatan yang tidak tertanggungkan

Meskipun aku sadar bahwa perang itu sedang terjadi di depan kedua bola mataku yang tak hentinya berkedip untuk melihat sebuah pengorbanan sia-sia yang dinakan perang

Tapi,aku pun tahu bahwa perang itu harus terjadi……








Jika seorang manusia memperjuangkan kesempurnaan, maka ia terus bergerak semakin menjauhi sisi manusia yang sejati.

.Kami tidak menginginkan adanya sebuah dunia yang sempurna , kami meinginginkan sebuah dunia bebas yang sejati.

Dimana manusia telah mengerti berkali-kali bahwa kesempurnaan itu tidak ada.

Kami menginginkan sebuah dunia dimana kami dapat bebas untuk mengeksplorasi pengalaman dan merangkul ketidaksempurnaan kami, jati diri kami yang sejati sebagai manusia.


Pelacur teriak Pelacur…….!

Sekumpulan Hawa sedang bercengkrama ditengah terangnya lampu wisma sambil sedikit melirik kanan kiri dengan matanya yang tajam… ada yang lagi bercandaan, , ada yang berdirisambil menikmati sebatang rokok, ada juga yang duduk dan diam (entah berpikir, merenung, atau bermimpi}

sesekali mereka berbisik dan bercerita, sesekali mereka teriak "mampir doonnnkkkk…"

satu per satu makhluk" penghuni bumi melintas dan menikmati seronoknya aura para betina malam. "Tapi ga sedikit juga dari para pengkhianat hati yang berencana menikmati sempurnanya keindahan tubuh mereka dengan tujuan meraih kepuasan yang semu".

Siapa si mereka??

Kata orang-orang mereka adalah pelacur!!! Kata orang" mereka hina!!! hina karena mereka adalah pelacur yang menjual harga diri dan kemampuan seksnya hanya untuk kepuasan ekonomi pribadi, keluarga, maupun suami dan anak-anaknya!!!

Tapi buat saya, mereka adalah malaikat dunia yang sesungguhnya. Mereka relakan sepenuhnya kesucian mereka hanya untuk membahagiakan orang lain dan keluarga sebagai rasa tanggung jawab mereka.

Sementara manusia" lain yang penuh dengan arogansi yang munafik dan senyum kebohongan, memiliki otak hanya untuk menipu dan menjilat manusia yang lain untuk mendapatkan ereksi pribadi.. sampah dari segala sampah yang busuk!!!

tapi mereka… sang kupu-kupu malam terbang dengan sayapnya yang cantik dan penuh harapan, berdiri dan berkata…"inilah kami.. hadir di tengah-tengah lingkungan beradab dan menantang kesucian… demi kelangsungan hidup kami dan keluarga tercinta"

Sesungguhnya kita jauh lebih bangsat dari mereka, yang dengan penuh umpatan mencoba menantang dan menguasai dunia dengan kemunafikan.

Jangan teriak mereka hina…

Jangan teriak mereka kotor…

Jangan teriak mereka jijik…

Tapi berkaca dan tertunduklah, sambil berkata…

"Akulah Sang Pelacur…"


Sekilas tentang Menara Pisa (Menara condong yang miring)


Sampai 300 tahun lagi ???


Sudah banyak yang tahu bila salah satu dari 7 keajaiban dunia adalah berupa menara.Apalagi kalau bukan menara Pisa.Menara yang terletak di kota Pisa, Italia ini dianggap ajaib karena kedudukannya yang tidak vertikal lagi.Benar,menara ini condong ke samping alias miring,Dan yang bikin tambah unik,tingkat kemiringannya bertambah tiap tahunnya.

Menara ini terbuat dari batu,semen, dan kapur.Sehingga,keseluruhan struktur menara ini elastis dan dapat menahan menahan tekanan yang hebat sekalipun.Dinding bagian dalam dan luarnya dilapisi marmer berukuran 40 x 60 senti.

Yang istimewa ,bangunan ini bukan merupakan sebuah menara silinder yang berongga di dalamnya.Melainkan terdapat silinder inti yang menjadi dinding bagian dalam menara.Diantara dinding dalam dan dinding luar ini terdapat tangga melingkar selebar 1 meter.Saking tingginya menara ini,bila dihitung jumlah anak tangga sampai ke puncak adalah 293 buah.

Bila menara in dulunya bediri tegak secara vertikal,mengapa ia tiba-tiba berubah haluan ? Menurut para ilmuwan,kemiringan ini disebabkan oleh beberapa hal,diantaranya bahan dasar pembuat menara yang membuat bobot menjadi terlalu berat dan struktur lapisan tanah yang lunak.Namun, yang diyakini menjadi penyebab utama kemiringan yang dimulai pada 1185 ini adalah struktur tanahnya yang memang sangat lunak.Bagaimana tidak,bangunan ini didirikan 6 kaki diatas permukaan air laut.Dan letak daerahnya tepat diatas palung sungai(lapisan teratasnya pasir dan tanah liat)

Menurut perhitungan matematis,kemiringan ini dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan.! Jadi,bersyukurlah karena masih bisa menjadi saksi sejarah keunikan dan keajaiban menara pisa.




Fakta-Fakta Seputar Pisa


Lama pembuatannya 177 tahun !


Pembangunan menara Pisa dimulai pada 9 Agustus 1173 dan berakhir pada 1350.Meski menara ini didirikan oleh orang-orang setempat,namun mendapat sentuhan dari berbagai budaya.

Betapa tidak,yang membangun adalah orang-orang yang berasal dari Jerussalem,Carthago,Ibiza,Mallorca,Afrika,Belgia,Inggris,norwegia,Spanyol,Maroko,dan beberapa bangsa Eropa lainnya.Percaya atau tidak,alasan dibuatnya menara ini adalah karena gengsi warga kota Pisa yang begitu tinggi.Mereka memang selalu bersaing dengan warga kota Florence,yang terletak di negara yang sama.Maka,untuk menunjukkan betapa hebatnya kota Pisa,mereka membangun menara tinggi di sebelah katedral kota.

Namun, pembangunannya sempat terhenti sampai lantai dasar,karena warga kota Pisa harus berperang dengan melawan Florence.Pembangunannya dimulai lagi pada 1180 dan berakhir pada 1185.Dalam 5 tahun itu,pembangunannya hanya berhasil menambah 3 lantai.Namun,menara ini sudah mulai miring.Setelah itu,pembangunan menara sempat mengalami putus-sambung beberapa kalidengan waktu yang tidak tetentu.

Kedudukan menara yang mulai miring memang membuat pembangunannya cukup sulit di selesaikan.Pembangunan terakhir dilakukan mulai 1319 hingga 1350.Akhirnya,secara keseluruhan menara itu memiliki 8 lantai dengan 7 bel di dalamnya.



Fungsi utama menara Pisa


Fungsi sebenarnya menara Pisa adalah menara lonceng (bell tower).Pada masa itu,keberadaan menara lonceng sangat penting untuk menunjukkan kekuatan suatu daerah,Semakin megah menara loncengnya,semakin hebat pula bangsa yang mendirikannya.

Ilmuwan kuno Italia,Galileo juga sempat menjadikan menara pisa sebagai tempat percobaannya.Dengan memanfaatkan kemiringan menara Pisa,dia menjatuhkan benda-benda untuk membuktikan teori gravitasinya.



(Sumber:Diambil dari beberapa Sumber)

Hedonis Bangsat

Hilir mudik setengah manusia di Surabaya memadati mal, bioskop, pusat" perbelanjaan kota… seakan-akan negara ini tenang, adem, ayem tanpa ada krisis ekonomi yang berarti !!!Anak-anak muda yang masih dibawah ketiak ayah dan ibunya antri di kasir-kasir toko pakaian dan barang" eksklusif yang harganya ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dengan senyum dan tawa yang tanpa beban.

Sementara di dunia yang lain saya melihat anak" seumuran yang sama (bahkan dibawah umur) dengan compang-campingnya hanya bisa berdiri disamping kaca" mobil mewah sambil memegang sebuah ukulele dan dengan suaranya yang sangat polos mencoba untuk menyampaikan sesuatu… bahwa "mereka butuh makan dan pendidikan".

Saya bingung… Apa si yang diajarkan orang" kaya buat anak-anaknya hah ????!!!!!!!!!! Bagaimana cara memilih barang" yang mahal ???? Bagaimana cara menghambur"kan uang ?????? Bagaimana cara menginjak yang lemah ???? Sementara kalian membuang ludah, mereka yang dijalan menelan ludah kalian, bangsat !!!!!

Borjuis" kota memang bisa berpikir "buat apa mikirin kaum yang ga’ mampu karena mereka merasa berkelimpahan", tapi buat apa juga kalian semua jadi manusia kalau di sekitar kalian masih ada yang berjuang untuk menjadi manusia !!!

Setiap hari yang ada di kuping saya cuma kata-kata menghina yang dengan sa’enake cangkeme ngomong bahwa para penghuni jalanan itu ada karena malas dan tidak punya semangat untuk bekerja… Hey bung, mereka bukan pemalas tapi TIDAK PUNYA KESEMPATAN, karena semua lahan yang seharusnya digunakan untuk memunuhi hajat hidup orang banyak telah kalian rampas !!! orang-orang rakus yang mengambil hak hidup mereka dengan penuh tipuan !!!

Mereka yang ga mampu aja masih bisa menjulurkan tangannya untuk orang lain…. tapi kalian semua yang merasa dirinya mendapatkan sesuatu dari hasil menginjak yang lemah, dimana hati dan otak kalian semua… di pantat ??????!!!!!!!!!

Mulailah menghargai hidup orang lain tanpa menimbang status sosial dan jangan memandang rendah orang lain !!!

"Tanpa kuli tidak akan ada gedung"."Tanpa pembantu rumah tangga… Hahahahahahaaaa… dengan cincin emas di 10 jari tangan, mana bisa ibu-ibu borju masak dan nyuci baju !!!!!!!

Jangan merasa sombong dengan hidup yang berkelimpahan, karena emas kalian adalah hasil keringat dan jerit tangis dari orang" yang kalian injak !!!

Jangan remehkan kekuatan orang-orang yang kalian anggap lemah, karena itu bisa jadi bom waktu untuk kalian para penindas yang sewaktu-waktu bisa meledak dan menghancurkan kalian !!!

Manusia ada untuk memanusiakan satu sama lain…


Minggu, 07 Juni 2009

AnArKISme PahaM yaNg TaK Per nAh padam

Oleh Alm. Mansour Fakih

Selama ini, mendengar kata Anarkisme disebut, banyak orang segera merasa gelisah dan cemas, terbayang suatu kelompok manusia bringas yang siap menebarkan keonaran, kekacauan, kehancuran dan malapetaka. Meskipun pada umumnya orang hanya secara intuitif, tanpa tidak pernah mencoba menggali lebih seksama tentang apa yang disebut sebgai pandangan Anarkis tersebut, Namun istilah anarki sendiri sudah terlanjur menimbulkan kemarahan dan terlanjur secara luas disimpulkan bahwa anarkisme adalah sebagai suatu paham yang menakutkan karena jahat. Orangpun tanpa berpikir panjang percaya bahwa Anarkisme adalah negatif dan berbahaya, titik. Pendek kata, dalam memandang anarkisme, tidak hanya apparatus negara, bahkan masyarakat akademia, bersepakat bahwa Anarkisme adalah musuh umat manusia. Dengan demikian keyakinan yang mendominasi pemikiran masyarakat luas adalah bahwa “anarkisme” tidak lebih dari penyakit sosial yang bertentangan dengan segala norma sosial yang baik dan pantaslah jika anarkisme dianggap musuh masyarakat. leh karena itu dianggap wajar juga untuk menganjurkan untuk memberantas Anarkisme sampai keakar-akarnya. Anjuran untuk senantiasa waspada terhadap segala bentuk anarki saat ini telah menjadi hampir kesepakatan sosial. Pendek kata, Anarkisme perlu di amputasi atau dilenyapkan, untuk selamanya.

Lantas mengapa Anarkisme menjadi paham yang sangat ditakuti sehingga perlu dibrantas habis? Jangan-jangan letak persoalannya hanya karena kita tidak paham betul apa sebenarnya yang menjadi cita cita Anarkisme. Lebih ironis lagi, jangan-jangan secara diam-diam kita, anda dan saya tanpa menyadari, juga dalam beberapa hal bersimpati bahkan untuk banyak hal berbagi keyakinan dengan anarkisme Atas alasan itu semua, perlunya untuk memperdebatkan, merenungkan dan mempertimbangkan anarkisme sehingga akan melahirkan sikap kritis masyarakat sebagai alternatif dari sikap apriori menerima maupun apriori menolak, ataupun membenci secara membabi buta ataupun sikap secara taklid buta untuk menerima atau menolak tanpa suatu kesadaran mengapa dan untuk apa. Oleh karena itu lahirnya sikap dan kesadaran kritis yang didorong oleh suatu keterbukaan, dialog kritis adalah sesuatu yang yang harus difasilitasi oleh karena tema yang umumnya dianggap tabu untuk dibicarakan, bahkan tidak layak untuk diapresiasi, justru yang seharusnya perlu diapresiasi dan yang pertama tama perlu diacungkan jempol.

Lantas, apa sebenarnya dan mengapa Anarkisme begitu kontroversial? Anarkisme sebagai suatu paham atau pendirian filosofis maupun politik yang percaya bahwa manusia sebagai anggota masyarakat akan membawa pada manfat yang terbaik bagi semua jika tanpa diperintah maupun otoritas, boleh jadi merupakan suatu keniscayaan. Pandangan dan pemikiran anarkis yang demikian itu pada dasarnya menyuarakan suatu keyakinan bahwa manusia pada hakekatnya adalah mahluk yang secara alamiah mampu hidup secara harmoni dan bebas tanpa intervensi kekuasaan juga tidaklah ssuatu keyakinan yang sangat salah. Lalu dari mana datangnya persepsi bahwa anarkisme berarti mendorong pada kehancuran dan keberantakan? Padahal sangat jelas dari pengertian diatas sesungguhnya Anarkisme tidak identik dengan keyakinan pecinta kehancuran. Bahkan tidak ada indikasi bahwa anarkisme serta merta merupakan cita acita yang menjurus kearah kekacauan ataupun kehanacuraan dan keberantakan. Namun yang jelas memang anarkisme merupakan suatu pemikiran yang mendambakan suatu “orde” yang bersifat spontan. Mereka umumnya menolak segala prinsip otoritas politik, pada saat yang sama sangat percaya bahwa keteraturan sosial niscaya terwujud justru jikalau tanpa otoritas politik. Secara sepintas dapat dilihat, bahwa musuh gerakan anarki adalah segala bentuk otoritas, maupun segala bentuk simbol otoritas, dan bentuk otoritas yang bagi kaum anarkis sangat jelas adalah otoritas yang dimiliki oleh negara moderen. Itulah sebabnya bagi kaum anarkis, negara dipandang memonopoli otoritas kekuasaan yang perlu dibatasi, misalnya seperti kekuasaan territorial yang mereka miliki, kekuasaan yuridiksi atas rakyat termasuk kekuasaan menguasai kekayaan sumber daya didalam wilayah yang mereka kuasai. Kekuasaan negara juga muncul dalam bentuk pemanfaatan sistim hukum positive yang eksistensinya serta merta menundukkan dan menyingkirkan semua bentuk hukum yang “dianggap negatif”, seperti hukum adat dan banyak hukum lainnya. Dan akhirnya gagasan bangsa sebagai suatu bentuk puncak dari politisasi masyarakat juga menghancurkan segala bentuk kelompok kelompok masyarakat. Semua otoritas tersebut dipelihara melalui monopoli penguasaan alat alat pertahanan dan keamanan, bahkan negara memonopoli cara untuk menundukkan rakyat. Sebaliknya anarkisme memang mengidamkan suatu visi social tentang “masyarakat alami” yakni suatu masyarakat swakelola yang mandiri dari para invidual yang secara swadaya membentuknya. Anarkisme bahkan menjadi sikap politik bahwa pemerintahan selain tidak perlu juga destruktif. Ini memang sesuai dengan makna harfiah Anarki, yang konon asal katanya memang berakar dari kata Yunani yang artinya kurang lebih “tanpa aturan atau without a rule”, dan memang dalam perkembangannya telah digunakan.

Apa sebenarnya pandangan, visi dan pendirian filosofis kaum anarkis? Anarkisme mengambil berbagai bentuk dan spektrum, yakni dari Anarkisme aliran kiri dan eskrim kiri, maupun anarkisme aliran kanan bahkan sampai anarkisme ekstrem kanan yang berwatak individualistik. Meskipun anarkisme kelihatannya berakar pada paham kebebasan individual yang liberal, namun lokasi konflik pahamnya justru pada pada titik yang terletak antara negara dan masyarakat. Meskipun terdapat berbagai aliran pemikiran kaum narkisme dalam berpendirian terhadap lokasi konflik negara-masyarakat tersebut. Namun pendirian pendirian mereka sesungguhnya secara sederhana dapat dikatagorikan kedalam Anarki individualistik dan anarki sosialistik. Anarki Individualistik berangkat dari cita cita kebabasan individual, serta berpangkal juga dari kedaulatan individual atas pemilikan harta dan kekayaan pribadi, serta pemilikan privat. Dengan demikian arah anarki individualis ini adalah suatu bentuk dari anarki kapitalisme. Sementara anarki kiri yang berwatak sosialistik justru berangkat dari penolakan kekayaan pribadi dan negara yang menurut mereka sebagai sumber penyebab dari ketidakadilan sosial. Golongan anarki ini justru berpendirian perlunya pembatasan kekuasaan dan keperkasaan negara atas individu dalam kelompok kelompok masyarakat. Pendek kata paham ini adalah perkawinan antara paham bercorak liberalistik dan sosialisme. Itulah mereka juga disebut sebagai Sosialisme Libertarian.

Kalau kita telaah perkembangan pemikiran dan gerakannya, Anarkisme sudah lama sekali berkembang dan pemikiran tersebut masing berkembang hingga saat ini dengan nama, gaya dan bentuk yang berbeda-beda. Meskipun sudah lama berkembang, misalnya William Godwin (1756-1836) telah melontarkan gagasan yang diduga menjadi inspirasi paham Kooperasi sosialis model Owen, namun membincangkan paham anarkisme tidak dapat melupakan bagitu saja tokoh pemikir Proudhon yang pada dasarnyaa mengadaaopsi gagaan koperasi sosialis. Dia melihat bahka kekuasaan negara dan kekuasaan Modal adalah sinonim, sehingga mustahil baginya menggunakan negara untuk memperjuangan kaum proletar. Belakangan Bakunin melanjutkan gagasan tersebut, bedanya Bakunin menempuh jalan pengambilalihan secara revolusioner dan kekerasan untuk membangun kolektivisme. Peter Kropotkin salah seorang pengikutnya Bakunin melanjutkan gagasan tersebut secara lebih komunistik, yakni dengan menganjurkan gagasan “segala sesuatu milik setiap orang, dan pembagian didasarkan pada kebutuhan tertentu masing-masing.

Perkembangan praktek anarkisme demikian juga penentangnya dimana mana dan para buruhpun mulai mengadopsinya yang melahirkan suatu sempalan baru yang dikenal dengan “Anarcho-Syndicalism”, atau Revolutionary Syndicalism. Mulai dari pikiran bahwa fungsi serikat buruh yang secara tradisional memperjuangkan kenaikan upah dan perbaikan kondisi kerja dianggap sudah lagi tidak memadai. Serikat buruh harus menjadi organisasi militan untuk menghancurkan Kapitalisme dan negara. Buruh harus ambil alih pabrik-pabrik dan dikuasai. Dengan demikian, serikat buruh juga dituntut mampu untuk menjadi pengelola manajemen pada saat pasca revolusi. Pendek kata bagi mereka serikat buruh pada dasarnya berfungsi sebagai badan perlawanan, namun pada era pasca revolusi serikat buruh harus juga berfungsi dalam administrasi menjemen untuk mengelola industri. Untuk menjaga stamina militansi, suasana lingkungan perlu secara terus menerus dikembangkan untuk itu. Mereka, para anarki sindikalis dimasa lalu sangat percaya bahwa suatu aksi perlawanan yang massif akan mampu melumpuhkan negara dan bahkan sistim kapitalisme.

Bagaimana gerakan anarki saat ini dan masa mendatang? Saat ini sesungguhnya gerakan anarkisme tengah mengalami kemunduran. Kecuali di Spanyol gerakan anaki dihancurkan dimana-mana. Meskipun dua tokoh Anarki besar seperti Bakunin dan Kropotkin berasal dari Rusia, namun gerakan itu disana justru dikerdilkan oleh rezim totaliter disana maupun idenya dikooptasi oleh Partai Sosialia Revolusioner Narodniki.

Sementara ditempat lain dimasa lalu gerakan Anarkisme pernah mengalami kejayaannya. Contohnya, gerakan perlawanan sosio kultural yang dipelopori oleh Mahatma Gandhi dianggap sebagai realitas dari pengaruh Anarkisme di Asia. Gandhi berhasil mengembangkan gerakan resistensi dan pembangkangan social yang bersifat anti-kekerasan di Afrika Selatan dan India. Orang percaya bahwa Gandhi banyak membaca pikiran Anarkis seperti Leo Tolstoy dan Thoreau maupun Kropotkin. Meskipun impian Gndhi tentang suatu masyarakat komunal berbasis desa swadaya belum pernah terwujud, tetapi pemikirannya dilanjutkan orang orang sepahamnya dengan mengembangkan gerakan Sardovaya yang dipimpin oleh Vinoba Bhave Jaya Prakash Narayan yang mengembangkan gerakan pemilikan tanah secara kolektif yang dikenal dengan gramdan, dimana pada tahun 60-an menjadi gerakan yang mendapat sambutan secara luas di India.

Di Barat Anarkisme memang menjadi daya tarik kaum intelek. Anarkisme dianggap menjadi pendorong gerakan Civil rights di Amerika akhir tahun 1950-an, dimana warga kulit hitam Amerika melakukan resistensi terhadap ketidakadilan yang dilegalisir dalam konstitusi dengan menggunakan gerakan moral. Gerakan itulah yang dianggap sebagai picu gerakan social selanjutnya, dimana gerakan sosial makin meluas dan meruncing, tidak hanya terbatas sebagai gerakan civil rights tapi telah berkembang menjadi gerakan umum menentang struktur elitisme dan gerakan kritik terhadap gaya hidup materialisme masyarakat industri baik di negara negara Kapitalis maupun negara Komunis. Gerakan itu terus berlangsung hingga tahun tahun 1960-an dan 1970-an. Anarkisme dengan demikian telah menjadi identik dengan gerakan “counter culture” atau budaya tanding yang sangat popular dikalangan anak muda dan Mahasiswa dan kelompok kiri secara umum di Amerika dan Eropa serta Jepang. Namun watak anarkisme generasi ini memang lebih merupakan pemberontakan budaya ketimbang suatu hal yang berwatak ideologis.

Pendirian akan penolakan kaum anarki terhadap negara, serta desakan untuk desentalisasi dan otonomi lokal, sangat gaung kuat terhadap mereka yang bercita cita menegakkan demokrasai participatory. Jika gerakan sosial ditahun 60-an memendam semangat “buruh menguasai industri” maka kelihatannya pikiran Anarcho-Syndicalisme masih hidup. Tetapi Anarkisme generasi tahun 60-an dan 70-an memprakarsai suatu perlawanan masif dan berskala global melalui aksi langsung dengan membentuk parlemen jalanan mempunyai agenda yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Gerakan anarkisme era tersebut menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa mereka menerima warisan pemikiran Bakunin tentang “pan-destructionisme” dimana mereka percaya bahwa sistim masyarakat yang ada saat itu sudah sangat rusak, korup dan munafik sehingga sudah tidak layak lagi untuk diperbaiki dan harus dibersihkan secara total.

Dari perbincangan ini, kita dapat memahami ternyata paham anarkisme tidak sesederhana yang selama ini diprsepsikan oleh banyak orang. Anarkisme juga memiliki anatomi dan bentuk gerakan yang bermacam macam. Menganggap tungal terhadap anarkisme yang sebenarnya beragam tersebut dapat memunculkan suatu kesalahpahaman yang tidak perlu. Karena memang paham anarkisme dalam perkembangannya pernah menjadi pendorong terhadap perubahan sosial menuju suatu masyarakat bebas dari otoritarianisme menuju pada suatu masyarakat egaliter, tanpa dominasi dan demokratis. Bahkan paham Anarkisme telah menjadi inspirasi terhadap lahirnya banyak karya sastra tentang kemanusiaan yang sangat berbudaya. Misalnya saja kritik Ivan Illich terhadap “sekolah” di awal tahun 70-an merupakan salah satu karya seorang anarkis yang memberi isnpirasi bagi berbagai upaya pembaharuan pemikiran dan metodologi pendidikan. Pendek kata sudah lama masyarakat luas menjadi semakin manusiawi dan beradab, justru karena inspirasi dari para pemikir anarkis.

Bagaimana masa depan Anarkisme? Pada saat ini rakyat secara global mnghadapi tantangan besar akibat dari menguatnya paham Neo-Liberalsime. Indikasi menguatnya paham ini telah mendorong tata ekonomi, politik, sosial dan budaya kedalam suatu zaman yang dikenal dengan era Globalisasi. Globalisasi yang merupakan suatu formasi sosial untuk pengintegrasian ekonomi nasional bangsa bangsa kedalam suatu sistim ekonomi Kapitalisme global, juga telah memincu munculnya gerakan anarkisme baru diawal abad ini. Proses Globalisasi yang memaksakan pembentukan sistim, tata relasi dunia baru ini membawa akibat semakin menguatnya institusi modal dan Negara-negara Kapitalis melalui WTO dan Lembaga Keuangan Internasional terdapat indicator telah membangkitkan semngat anarkisme lagi. Berbagai perlawanan rakyat secara global diberbagai tempat menentang WTO dan Bank Dunia menjadi saksi dari kebangkitan gerakan anarkisme lagi yang secara global dikenal yakni The World Bank dan International Monetary Fund (IMF). IMF inilah organisasi yang paling dianggap berkuasa di abad 20.

Justru pada era globalisasi inilah terdapat suatu gejala lahirnya kembali gerakan anarkisme global yang selama ini tidak banyak kedengaran. Globalisasi justru seakan membangunkan kaum anarkis dari tidur, atau paling tidak membangunkan gerakan sosial yang mendapat inspirasi dari kaum anarkis secara global, seperti gerakan anti WTO, gerakan anti Hutang seolah meneruskan gerakan Hijau, gerakan feminisme, gerakan masyarakat Adat ataupun gerakan rakyat kaum miskin kota dan sebagainya. Gerakan rakyat menentang pembangunan Dam dibeberapa tempat di Asia, seperti gerakan anti proyek pembangunan Dam Narmada di India tahun 1980-an, pada dasarnya merupakan suatu bentuk dari “New Social Movement” yang mendapat inspirasi dari pikiran anarkisme. Pada tahun 1992, gerakan untuk menyelamatkan Narmada ini berhasil mendesak Bank Dunia untuk mencabut dukungannya terhadap proyek tersebut. Gerakan yang “mewarisi sikap Kritis dan semangat anarkisme Mahatma Gandhi” ini adalah merupakan gerakan sosial yang menantang watak otoritarian kekuasaan negara dan sikap ekstraktif dari proses ekonomi yang dominan. Gerakan anarkisme yang dalam era itu juga disebut sebgai “New Social Movement” tumbuh dimana mana, dalam skala lokal, nasional, bahkan global.

Saat ini, sekali lagi kita menyaksikan suatu gerakan “koalisi global menentang WTO dan gerakan “Anti Hutang” Jubilee 2000, serta berbagai koalisi global menentang Bank Dunia, yang ditunjukkan dengan turunnya kembali kaum muda di jalan jalan kota-kota besar dunia setiap diselenggarakan pertemuan Globalisasi adalah fenomena resistensi sosial yang mengingatkan bangkitnya kembali gerakan anarkis atau bahkan terjaganya dari tidur panjang watak anarkis dari gerakan sosial. Gelombang sentimen untuk menentang watak dominasi Neo Liberalisme dan rezim Globalisasi yang mendunia saat ini, bukankah fenomena yang merupakan indikasi lahirnya kembali anarkisme. Masih banyak kasus yang saat ini tidak terungkap, bagaimana gerakan masyarakat di tingkat akar rumput melakukan resistensi terhadap Globalisasi yang pada dasarnya memiliki watak sebagai reinkarnasi pemikiran anarkisme. Misalnya saja gerakan para aktivis untuk membela para petani dari invasi budaya modernisasi pertanian revolusi hijau serta gerakan sosial untuk reformasi agraria dan hak hak petani (peasant rights) di Indonesia saat ini, apakah tidak dapat secara luas dianggap sebagai bangkitnya kembali falsafah anarkisme?.